Framework

1.1 Framework

Menurut kamus Inggris – Indonesia yang disusun oleh John M. Echols dan Hassan Sadily framework memiliki arti kerangka kerja. Framework dapat pula diartikan sebagai kumpulan scripts (terutama kumpulan class dan function) yang dapat digunakan untuk membantu developer / programmer dalam menangani berbagai masalah dalam pemprograman, seperti koneksi ke database, pemanggilan variable, file, dan lain sebagainya, sehingga developer menjadi lebih fokus dan lebih cepat dalam membangun sebuah aplikasi. Framework bisa juga diartikan sebagai komponen pemprograman yang siap digunakan kapan saja, sehingga programmer tidak perlu membuat skrip yang sama untuk tugas yang sama berulang kali.
Secara sederhana bisa dijelaskan bahwa framework adalah kumpulan fungsi (libraries), sehingga seorang programmer tidak perlu membuat fungsi dari awal, programmer tinggal memanggil kumpulan library atau fungsi yang sudah ada di dalam framework. Beberapa contoh fungsi standar yang telah tersedia dalam framework diantaranya, enkripsi, email, SEO, session, security, kalender, bahasa, manipulasi gambar, grafik, validasi, upload, captcha, template, XML, dan masih banyak lagi.

Macam – macam framework :
1. Framework PHP

Cake PHP
Code Igniter (CI)
Symphony
Zend
Yii
Kohana


Framework Javascript

JQuery
Mootools
Framework Ruby
Ruby on Rails (RoR)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s