Pengalaman Interview Kerja

Rasanya hari itu adalah hari yang sangat bersejarah bagiku, hari yang tak akan kulupa, karena hari itu aku memasuki kehidupan baruku sebagai manusia merdeka. Merdeka maksudku adalah merdeka dari hidup yang slalu memberatkan orang tuaku. Hampir 21 tahun lamanya aku hidup berganntung pada orang tua tapi kini peristiwa hari itu telah mengubahku menjadi pribadi yang benar- benar mandiri, pribadi yang akan berjuang untuk kebagagiaan hidup ku sendiri. Hari jumat dibulan november entah tanggal berapa akupun lupa, telpon yang kutunggu tunggu datang juga dan mungkin ini juga yang dirasa oleh semua lulusan perguruan tinggi se antero negeri ini,, ya panggilan interview. Waktu itu aku mendapat panggilan interview pertama dari PT Flextronics Technology Indonesia sebuah perusahaan Manufacture Eropa yang belokasi di Batam. Hari itu adalah hari yang paling menyenangkan bagiku, aku merasa usahaku mengirim lamaran pekerjaan kesana kesini membuahkan hasil ya walaupun aku sendiri pun belum tahu apakah diterima atau ditolak tapi setidaknya lamaran ku direspon. Menurut Informasi yang kuterima interview pertama dilakukan hari selasa. Untuk mempersiapkan diri dan mengenal sekilas perusahaan ini, aku sempatkan googling diinternet karena menurutku ini satu satunya cara yang paling mujarap tuk mengetahui informasi perusahaan yang dilamar. Setelah semuanya disiapkan aku berangkat dengan penuh harapan dan semangat tak lupa malamnya aku shalat tahajjud agar allah melapangkan jalanku dan diberi kelancaran. Rupanya aku tak sendiri sudah ada j orang yang menunggu untuk diinterview untuk posisi yang kulamar, semua tampak sudah berpengalaman ada yang lulusan s1 dan ada yang d3. Akhirnya giliranku tiba pria botak berjenggot tipis dan berpakaian putih memanggil namaku. Seketika itu juga jantungku berdebar kencang dalam hati aku berfikir aku mampu nggak ya…Interview pun dimulai “”” can you speak english “””””” itulah kata seingatku yang keluar dari mulut pria itu”””” Yes I can “”””” jawab ku. OK Please introduce your self katanya santai. Dengan sedikit terbata bata kuperkenalkan diri dengan bahasa inggris ku yang seadanya, paling tidak untuk sekedar pengenalan diriku sudah kulatih 2 hari sebelumnya. Setelah itu dia bertanya dengan bahasa indonesia agar interviewnya lebih santai. Dia mulai menanyakan hal hal yang berhubungan dengan pendidikanku, kehidupanku, motivasiku, dan bertanya tentang pengetahuanku akan bidang kerja yang kulamar,,ALhamdulillah semuanya kujawab dengan lancar dan santai karena dari dulu aku sudah persipkan mentalku untuk kondisi kondisi seperti ini. ( Bersambung)

Iklan

Selamat Jalan nenekku sayang

Pandangannya begitu sayu, tatapan mata yang dulu tajam bak harimau kini hanya tersisa tatapan tatapan kosong yang seakan memberi pesan begitu berat hidup yang sudah dilalui, wajahnya yang dulu bersih berseri dan memancarkan aura semangat hidup kini telah berubah keriput dipenuhi bintik bintik hitam dan penuh benjolan disana sini yang membuat hati begitu miris dan sedih melihatnya. tubuhnya yang dulu kuat kini hanya menyisakan sisa tenaga tuk sekedar pembawa tubuh renta yang terkadang mulai sempoyongan mengingat begitu berat perjuangan hidup yang sudah dilalui. Tapi satu hal yang tidak berubah dari wanita tua ini senyumnya. yang selalu begitu kurindukan, senyum yang begitu tulus keluar dari dalam hati wanita paruh baya ini.itulah nenekku, wanita yang begitu luar biasa, wanita yang penuh pesona dan inspirasi, wanita luar biasa yang membesarkan anak anaknya dengan penuh perjuangan bahkan kurasa sekedar tulis bacapun dia mungkin tidak bisa.

Tapi kini wanita luar biasa ini telah tiada, wanita perkasa ini telah pergi tuk selama lamanya , pergi kealam keabadian menuju sang pencipta allah SWT. selamat jalan nenekku sayang selamat menempuh hidup baru dialam yang baru. kau telah pergi dengan tenang, dengan diiringi kalimat syahadat, kalimat yang begitu sakti bahkan allah menjamin shorga bagi umat manusia yang meninggal dengan kalimat sakti ini.

Selamat jalan jalan nek, kami semua akan merindukanmu, kami semua akan selalu mengenangmu…